Selasa, 30 April 2013

Lenyapkan Komunis Sampai Tuntas

Walaupun Idiologi Komunis dan segala kegiatan masa lalunya yang telah mencoreng dan melukai bangsa ini dinyatakan telah usai, namun kita patut untuk terus waspada karena boleh jadi Komunis itu bertumbuh dan berkembang dalam bentuk yang lain yang tanpa kita sadari Komunis kembali mengcenkramkan kuku kakinya dan membuat gaduh bangsa ini lagi.

Sebagaimana kita tahu dalam fakta sejarah masa lalu bangsa ini, Gerakan Partai komunis dengan antek-anteknya melakukan sejumlah makar dan pembunuhan secara tidak manusiawi terhadap lawan-lawan politiknya, dan ini pulalah yang mendasari bangsa ini menghukum dan melarang komunis untuk berkembang dalam bentuk apapun, seperti membentuk partai dan penyebarluasan idiologi tersebut ditengah masyarakat.

Kalau dilihat dalam perspektif yang lebih global, negara pengagas Idiologi Komunis seperti Uni Sovyet (Rusia masa lalu) yang dulunya menjadi kiblat Komunis, seiring dengan konsep glasnost” (keterbukaan) dan “perestroika’ (restrukturisasi) pada tahun 1988.digagas oleh Mikail Gorbacev, akhirnya menyebabkan  negara Uni Sovyet menjadi terpecah dan hanya menjadi masa lalu.

Ini menandakan bahwa Idiologi Komunis adalah sebuah idiolagi yang dipaksakan dan pada dasarnya tidak cocok dengan hidup manusia, jadi wajar hampir dibanyak negara termasuk Indonesia  semua membuat masalah dan mendapat perlawanan sengit dari masyarakat.

Gerakan anti komunis  dan beserta anteknya, telah lama digelorakan, semenjak peristiwa makar gerakan 30 S/PKI yang ternyata dalangnya adalah aktivis PKI, semenjak itu rakyat dan pemerintah saat itu kompak untuk melawan dan menghapus gerakan PKI sampai keakar-akarnya.

Pertanyaannya sekarang, masihkah gerakan itu terus berlanjut disaat negara bangsa ini sudah memasuki reformasi politik 1998 ?, kita jangan terlena, merasa komunis sudah runtuh, harus tetap waspada, tidak menutup kemungkinan berubah bentuk dalam yang lain, bagaimapun lenyapkan komunis sampai tuntas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar